Thursday, March 22, 2012

tiga rasa

Assalamualaikum..

tulis lagi, atas kapal terbang.



 Dalam Tin

bak sang ikan kecil dari lautan yang luas
ombak memukul kuat aku kering di dalam panas
minyak menebal mengaburi cahaya
mengesak nafas aku yang halus lantasku lemas
jasadku rosak tiada nilai aku di sini
tapi kau kutip aku untuk disiang dan masak bersamamu
dalam tin kecil kita direndam dan dikurung
seakan ragi kuat rasa manis semakin menyusup
aku yang dahulunya pahit kini tlah bermanis tiga rasa
menjadi juadah buat mereka yang lapar sana
kita bersedia, untuk diratah bersama
tiada kata yang lebih indah dari bahasa
jadi aku beri puisi supaya kau mengingat aku semula.

dari semua rasa manis tiada yang rasa betapa manisnya kamu,
dari semua lebah membawa madu tiada yang membawanya untuk kamu,
dari semua bunga yang tlah mekar kau mekar yang terakhirnya,
sementara aku hanyalah pria yang memerhati semuanya dihadapku.

ada kala dalam tika tiada bersua rasa lebih membuak
hingga tiada dapat lagi dipendam lantas diluah
walau zahirnya kita tiada melaku langkah
tapi kita nan sedar batin terseksa dan berdarah
apakah yang mengalir, hanyalah darah putih?
konon nawaitu kita adalah suci lagi bersih
ampunilah kami wahai Tuhan yang memiliki maghfirah
andai kami tersilap catu nafsu yang berterabur
ku hanya mahu, dia gembira bersamaku
sambil kita cari bersama erti bahagia yang kekal selamanya.



14032012
Royal Jordanian.


p/s: conteng2 tampal2

Sunday, December 25, 2011

Semanis madu ikhwah

Assalamualaikum..

puisi ini ditujukan kepada sahabat-sahabiah, rakan seperjuanganku. terimalah;



Selepas Hujan

Pagi ini gerimis menerpa, menghakis
iman kita yang semakin lemah,
akan ku ungkap sebuku puisi bait hatiku
sementara masaku belum berlalu.

Ikhwah terjalin semanis madu, kerna
pahit getir ditelan bersama,
kalau kau jatuh ku akan menyambutmu,
dan kalau ku jatuh kau sambut tanganku.

Selepas hujan kan muncul pelangi,
Walau kan tiada, tetap senyumanmu menerangi,
ombak kuat semakin sayu,
seakan mereka gentar akan mu.

Bangkitlah sahabat, inilah masamu!
Seluruh ummat sedang membutuhkanmu,
jangan persia masa gagah kamu,
Hunuskan pedang, teroboslah laluanmu!

Pancaran indah kan dilihat dari setiap langkahmu,
menakjubkan segala yang masih diselubungi gelita.




25122011


p/s: ermm..

Friday, December 16, 2011

lurah tak berdasar

Assalamualaikum..



Impulse
I can see myself with a friend
talking about things we would never understand
and I can see a couple running together
they are enjoying oneself but why should I bother?
Then I see you coming out from the corner
making your way close to me
each seconds your image grew clearer
and my palpitation grew harder to hit me
Then I see myself browsing some electronics
I tried to run away but you keep tailing me
sniffing around as if you are Tept addicted
the goosebumps gush to my skin to elates me;
          Thus I woke up, my room are full of haze
          I can't even see the clock on the wall
          all this time, have I been in a maze?
          or is it just me falling down in your pitfall.
I'm falling but I haven't hit anything.
How deep is this hole?
Can you tell me?

15122011-16122011


p/s: Specific

Monday, November 21, 2011

layu asap

Assalamualaikum..

its been too long since my last post.

here's some:



Vague Smoke

why am i still floating in the sky
when i should have my head on the floor
playing along with the birds that flew by
thus the storm gushes in to warn us 'no more'

this magnitude that i cant understand
too vague to even make my feet stand
i need oxygen to breathe but i keep getting smoke
thus i open the window but i am still choke-ing
in the reality that keeps burning
to dust and have our lust keeps on going
on hot like a coal on fire

but wait
look up to see the sun
stare at it if you want
eventhough its burning, its bright
and you can see nothing but light
be it if you are a lonely son
you are still the one with the sword and gun
to pierce this abyss of darkness
and shines with the rush of bliss

20112011






Kehilangan Hati

kau yang kehilangan hati
masakan kau tiada akal untuk berfikir
segala tindakan kau adalah tanpa perasaan
namun tanduk logika mu merentasi sempadan

kau yang kehilangan hati
suburkanlah kembali benih di tingkapmu
siramilah dengan rindu dan silu
jangan biarkan ia gugur dalam layu

kau yang kehilangan hati
apakah dalam dadamu hanya ada benci?
retak seribu segala harapan yang murni
dek kekangan dan rentasan yang harus dihadapi

kau yang kehilangan hati
sang pencuri itu belum lari
malah seperti air dalam perigi
menunggu akan sebuah lemparan timba
hanya untuk merasa kehangatan udara

kau yang kehilangan hati
sabarlah akan ketentuan ilahi
kau juga tiada ingin memerangi
hunuskan sahaja keris dan taringmu
tumpaskan segala hiruk dan pikuk
dan nobatlah dirimu sebagai juara
kerna arjuna telah tumpas kernamu

20112011